🎱 Pembunuhan Siswi Sman 4 Bengkulu
Kemendikbudristek bertemu Ombudsman Republik Indonesia (ORI) DIY pada Jumat (5/8/2022). Pertemuan itu bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait dengan kasus pemaksaan pemakaian jilbab kepada seorang siswi di SMAN 1 Banguntapan. Ketua ORI DIY Budhi Masturi mengatakan bahwa tim investigasi kementerian melalui Inspektur Jenderal
Lokasitragedi pembunuhan yang berada di depan SPBU di jalan Putri Gading Cempaka, Kelurahan Penurunan, Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu, tak jauh dari Polsek Ratu Samban. tersangka DE dan GU pada tragedi pembunuhan dua orang pemuda di Kota Bengkulu berhasil diringkus Satreskrim Polres Bengkulu, Kamis (4/8/2022). Ternyata korban tewas
VIDEO- Setelah Bunuh Siswi SMA di Bengkulu, Sopir Angkot Langganan Sempat Ngopi dan Makan Pelaku diketahui bernama Yo yang merupakan sopir angkot langganan korban. Rabu, 29 Januari 2020 14:33. Editor: Rio Batubara. Baca Selanjutnya: TNI Gadungan Ditangkap Gara-gara Tak Ngerti Pangkat, Kelabuhi Calon Istri X.
BANTUL- Dugaan pemaksaan penggunaan hijab kepada salah seorang siswi di SMAN 1 Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih terus memicu polemik.Ibunda siswi yang dimaksud akhirnya buka suara terkait peristiwa yang menimpa putrinya itu. Perempuan bernama Herprastyanti Ayuningtyas itu menjelaskan kronologi bagaimana dia dan mantan suaminya mengetahui bahwa anak mereka dipaksa
Rabu 7 Februari 2018 19:52 WIB. TEMPO.CO, Jakarta - Seorang siswa kelas 2 SMA Negeri 4 Kota Bengkulu Auzia Umi Detra ditemukan tewas dalam kondisi tubuh dimutilasi dan terbakar di kawasan Lentera Merah Kelurahan Teluk Sepang, pada Rabu 7 Februari 2018. Sebelumnya Auzia, 17 tahun dinyatakan hilang selama sepekan.
Pembunuhandi Magelang, seorang pelajar SMP dibunuh teman sekolahnya. Ini motifnya. Kasus Siswi SMAN di Bantul Dipaksa Mengenakan Jilbab, Kemendikbud Temukan Unsur Pemaksaan. Yogyakarta. 05/08/2022, 14:35 WIB Dua Sungai di Bengkulu Tercemar CPO dan Limbah, Ribuan Ikan Mati Disertai Bau Busuk
Sadis Kisah Siswi SMA di Bengkulu dari Diculik hingga Dimutilasi. Misteri tengkorak kepala manusia yang ditemukan di Bengkulu terkuak. Tengkorak itu teridentifikasi milik siswi SMA AA (15) yang hilang sejak November 2019. detikNews Kamis, 23 Jan 2020 07:55 WIB Kasus Pembunuhan Siswi SMA di Bengkulu, Polisi Dalami Dugaan Pencabulan "Karena pada
Sebelumnya Polisi Resort (Polres) Rejang Lebong, Bengkulu, berhasil menangkap 12 dari 14 pelaku pemerkosaan dan pembunuhan siswi SMPN 5 Kecamatan Padang Ulak Tanding pada Minggu (10/4) lalu. Sebanyak 12 dari 14 pelaku pemerkosa dan pembunuh siswi SMPN 5 itu merupakan warga Desa Kasie Kasubun, satu desa dengan korban berhasil ditangkap Polres
opL9. Jakarta - Polisi mendalami dugaan kejahatan lain yang dilakukan Yongki dalam kasus pembunuhan siswi kelas X SMA 2 Rejang Lebong, Bengkulu, berinisial AA 15. Pendalaman ini termasuk kemungkinan Yongki melakukan pencabulan terhadap korban."Motifnya murni curas, menguasai harta benda korban. Kalau pencabulan masih kami dalami," kata Kapolres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika saat dihubungi, Kamis 23/1/2020.Bukan tanpa alasan polisi mendalami dugaan pencabulan terhadap AA yang disebut tewas dimutilasi. Polisi menemukan sejumlah celana dalam wanita saat menggeledah rumah Yongki. "Karena pada saat kami geledah juga ditemukan beberapa celana dalam wanita. Artinya kami lihat juga dari psikiater, apakah dia ada gangguan seksualnya, kami harus minta keterangan ahli. Tapi intinya motifnya ingin menguasai motor korban," jelas AKBP kasus pembunuhan terhadap AA berawal dari laporan penculikan karena pihak keluarga sempat diminta tebusan Rp 100 juta. AA hilang November 2019 dan keluarganya melapor pada Desember siang kemarin, aparat gabungan TNI-Polri bersama warga menemukan tengkorak kepala di Sungai Air Merah yang diduga AA. Jeki menegaskan tak ada kejahatan yang sempurna dan pasti bakal terungkap."Tidak ada kejahatan yang sempurna, akun media sosial korban masih aktif, kami langsung lacak medsosnya, masuklah ke si pelaku. Sesuai dengan hasil penggeledahan di angkot, ada HP korban. Sejak SMP korban sudah pakai angkot dia sampai SMA. Memang sudah saling kenal dengan korban," jelas Jeki."Korban motornya mogok menurut pelaku, pelaku menawarkan bantuan, habis itu pada intinya dibawalah ke rumah pelaku, sempat disekap beberapa hari, barulah dia lakukan penculikan itu, minta tebusan, tidak dipenuhi, barulah dibunuh. Usia pelaku sekitar 30-an. Dia tinggal sendiri, tapi dia sudah berkeluarga, pelat nomor motor korban sempat ditukar dengan pelat nomor motor mertuanya," ucap Jeki. gbr/aan
detikNewsKamis, 23 Jan 2020 1052 WIB Ini Cara Polisi Tangkap Pembunuh Sadis Siswi SMA di Bengkulu Siswi SMA di Bengkulu yang dibunuh sopir angkot dinyatakan hilang sejak November 2019. Begini cara polisi mengungkap dan menangkap pelaku. detikNewsKamis, 23 Jan 2020 1023 WIB Polisi Siswi SMA di Bengkulu Dibunuh Sopir Angkot Langganan Polres Rejang Lebong menyebut terduga pembunuh AA 15, pelajar kelas X SMAN 2 Rejang Lebong adalah sopir angkot langganan korban. detikNewsKamis, 23 Jan 2020 0755 WIB Kasus Pembunuhan Siswi SMA di Bengkulu, Polisi Dalami Dugaan Pencabulan "Karena pada saat kami geledah juga ditemukan beberapa celana dalam wanita. Artinya kami lihat juga dari psikiater, apakah ada gangguan seksualnya," kata Jeki. detikNewsRabu, 07 Feb 2018 2224 WIB Siswi di Bengkulu Dikabarkan Dimutilasi, Ini Hasil Penelusuran Polisi Sempat beredar kabar siswi SMA di Bengkulu tewas karena dimutilasi. Begini hasil penelusuran kepolisian. detikNewsRabu, 07 Feb 2018 2141 WIB Hilang Sepekan, Siswi SMA di Bengkulu Ditemukan Tewas Membusuk Korban ditemukan tewas di hutan bakau. Kondisinya membusuk dan sudah dimakan binatang. Apa penyebab tewasnya korban?
BENGKULU, — Masih ingat dengan kisah tragis Yn 14, siswi SLTP, yang terjadi di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, pada 2 April 2016? Yn mendapatkan perlakuan biadab. Ia diperkosa sepulang sekolah oleh 14 remaja dan pemuda. Yn dibunuh dan ditemukan membusuk oleh warga dan polisi dalam kondisi hakim Pengadilan Negeri Curup, Bengkulu, pada 2016 menjatuhkan hukuman mati kepada salah seorang pelaku pemerkosaan dan pembunuhan Yn, siswi SMP Negeri 5 Padang Ulak Tanding. Dalam putusannya, hakim menyatakan, Zainal alias Bos 23 terbukti memerkosa dan membunuh Yn. Vonis itu sama dengan tuntutan jaksa. Baca juga 1 dari 14 Pemerkosa Yuyun Masih Buron Lima terdakwa dewasa pemerkosa, Tomi Wijaya alias Tomi 19, Mas Bobi alias Bobi 20, M Suket 19, Faizal Eldo Syaisah 19, mendapatkan hukuman setimpal dengan vonis 10 tahun. Sementara itu, sejumlah pelaku berusia di bawah umur mendapatkan vonis rehabilitasi di Jakarta di bawah pengawasan Kementerian ini Zainal alias Bos, otak pelaku tindakan biadab itu, menanti eksekusi hukuman mati. Kasi Pidum Kejari Rejang Lebong Erianto menjelaskan pihaknya telah menemui Zainal di Lapas Kelas IIB Curup, Rejang Lebong. Ia mengatakan kasasi Zainal alias Bos telah turun dan ditolak, tetap pada hukuman mati sekitar tiga bulan lalu. "Kami sudah menemui terpidana Zainal, memberikan informasi termasuk hak-hak dia selaku terpidana sebelum dieksekusi mati. Menurut terpidana ia akan berkonsultasi dengan kuasa hukum terkait upaya apa yang akan dilakukan untuk bebas dari hukuman mati," kata Erianto Rabu 17/7/2019. Baca juga Pelaku Utama Pemerkosa Yuyun Dihukum Mati Menurut Erianto, kejaksaan sifatnya hanya meneruskan informasi tersebut kepada terpidana secara berjenjang. Sementara itu, kuasa hukum Zainal, Jalison Purba menegaskan hingga kini dirinya belum melakukan upaya hukum apa pun terkait hukuman mati kliennya. Ia belum melakukan upaya hukum karena belum menerima salinan putusan resmi dari Mahkamah Agung. "Saya belum melakukan langkah apa pun karena belum mendapatkan salinan putusan kasasi dari Mahkamah Agung. Kalau itu sudah diterima, kami akan lakukan peninjauan kembali atau mungkin meminta grasi ke presiden," ujar Jalison. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
pembunuhan siswi sman 4 bengkulu